Diberdayakan oleh Blogger.
Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net
RSS

soal MID

SOAL MID ! 


I

1. Apa kepanjangan dan fungsi ISP ?
2. Apa yang dimaksud dengan Wireless ?
3. Sebutkan peralatan pendukung koneksi internet !
4. Apa kepanjangan dan pengertian WWW ?
5. Apa yang dimaksud dengan internet ?
6. WIFI kependekan dari ?
7. Apa yang dimaksud dengan Bandwith ?
8. Sebutkan macam – macam koneksi interne !
9. Apa yang dimaksud LAN ?
10. Bagaimana cara kita melihat jaringan hotspot ?


II

1. Jelaskan secara singkat sejarah perkembanga internet !
2. Jelaskan apa yang dimaksud Data Digital dan Data Analog !
3. Apa yang dmaksud dengan blog ?
4. Sebutkan langkah – langkah membuat blog !
5. Sebutkan langkah – langkah membuat blogroll !



Jawab :

I

  1. Kepanjangan dari ISP adalah Internet Service Provider
        Fungsi ISP adalah :
        -Sebagai media yang memberikan jasa untuk berhubungan dengan internet.
        -Menghubungkan pelanggan ke gateway internet terdekat.
        -Menyediakan modem untuk dial-up.
        -Menghubungkan seorang user ke layanan informasi World Wide Web (www).
        -Memungkinkan seorang user menggunakan layanan surat elektronik (e-mail).
        -Memungkinkan seorang user melakukan percakapan suara via internet.
        -Memberi tempat untuk homepage.
        -ISP melakukan proteksi dari penyebaran virus dengan menerapkan sistem antivirus untuk pelanggannya.
  2. Wireless merupakan jaringan tanpa kabel yang menggunakan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sistem Pencernaan pada Manusia

Pada dasarnya, semua makhluk hidup harus memenuhi kebutuhan energinya dengan cara mengkonsumsi makanan. Makanan tersebut kemudian diuraikan dalam sistem pencernaan menjadi sumber energi, sebagai komponen penyusun sel dan jaringan tubuh, dan nutrisi yang membantu fungsi fisiologis tubuh.
A.  Pengertian Sistem Pencernaan Manusia
Pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dari ukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil dan halus, serta memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan menggunakan enzim dan organ-organ pencernaan. Enzim ini dihasilkan oleh organ-organ pencernaan dan jenisnya tergantung dari bahan makanan yang akan dicerna oleh tubuh. Zat makanan yang dicerna akan diserap oleh tubuh dalam bentuk yang lebih sederhana.
Proses pencernaan makanan pada tubuh manusia dapat dibedakan atas dua macam, yaitu :
1.  Proses pencernaan secara mekanik
Yaitu proses perubahan makanan dari bentuk besar atau kasar menjadi bentuk kecil dan halus. Pada manusia dan mamalia umumnya, proses pencernaan mekanik dilakukan dengan menggunakan gigi.
2.  Proses pencernaan secara kimiawi (enzimatis)
Yaitu proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan menggunakan enzim. Enzim adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh.
Proses pencernaan makanan pada manusia melibatkan alat-alat pencernaan makanan. Alat-alat pencernaan manusia adalah organ-organ tubuh yang berfungsi mencerna makanan yang kita makan. Alat pencernaan dapat dibedakan atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan menghasilkan enzim-enzim yang membantu proses pencernaan kimiawi. Kelenjar-kelenjar pencernaan manusia terdiri dari kelenjar air liur, kelenjar getah lambung, hati (hepar), dan pankreas. Berikut ini akan dibahas satu per satu proses pencernaan yang terjadi di dalam saluran pencernaan makanan pada manusia.
B.  Saluran Pencernaan Manusia
Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan (penguyahan, penelanan, dan pencampuran) dengan enzim zat cair yang terbentang mulai dari mulut sampai anus. Saluran pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ berturut-turut dimulai dari mulut (cavum oris), kerongkongan (esofagus), lambung (ventrikulus), usus halus (intestinum), usus besar (colon), dan anus. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar berikut ini.
 Saluran pencernaan manusia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sifat Totipotensi untuk Kultur Jaringan


Kultur jaringan adalah suatu cara memperbanyak tanaman dari sel atau jaringan tanaman dewasa sehingga diperoleh individu baru yang sempurna. Dasar dari kultur jaringan adalah suatu sifat yang dimiliki tumbuhan yang disebut totipotensi. Sifat totipotensi adalah kemampuan sel yang apabila diletakkan dalam lingkungan yang sesuai dapat tumbuh menjadi individu baru yang sempurna. Untuk itu diperlukan medium yang tepat untuk pertumbuhan sel, yaitu medium yang mengandung nutrisi dan hormon tumbuh. Selain kondisi steril, kedua hal tersebut adalah kunci pokok bagi keberhasilan kultur jaringan. Totipotensi pertama kali dikemukakan oleh G. Haberlandt, seorang ahli fisiologi Jerman.

Kemudian oleh F.C. Stewardberhasil dibuktikan totipotensi dari satu sel wortel yang dikultur pada medium tertentu dan menghasilkan tanaman wortel yang utuh dan lengkap. Penggunaan kultur jaringan mempunyai berbagai keuntungan antara lain :
  • Diperoleh propagasi klonal, artinya didapatkan turunan secara genetik yang identik dengan induknya atau seragam dalam jumlah besar.
  • Dapat digunakan sebagai pemuliaan tanaman, seperti seleksi, kultur anther atau polen, kultur protoplas, dan fusi protoplas.
  • Diperoleh tumbuhan yang bebas dari virus, karena digunakan eksplan yang benar-benar bebas virus.
  • Metabolisme sekunder, yaitu sifat totipotensi tidak terbatas pada struktur, tetapi menyangkut kemampuan mensintesis bahan kimia alami.
  • Untuk pelestarian plasma nutfah.
Rekayasa Genetika
Rekayasa genetika merupakan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JARINGAN SARAF

Jaringan saraf yang merupakan jenis ke-4 dari jaringan dasar terdapat hampir di seluruh jaringan tubuh sebagai jaringan komunikasi. Dalam melaksanakan fungsinya, jaringan saraf mampu menerima rangsang dari lingkungannya, mengubah rangsang tersebut menjadi impuls, meneruskan impuls tersebut menuju pusat dan akhirnya pusat akan memberikan jawaban atas rangsang tersebut. Rangkaian kegiatan tersebut dapat terselenggara oleh karena bentuk sel saraf yang khas yaitu mempunyai tonjolan yang panjang dan bercabang-cabang.
Selain berkemampuan utama dalam merambatkan impuls, sejenis sel saraf berkemampuan bersekresi seperti halnya sel kelenjar endokrin. Sel saraf demikian dimasukkan dalam kategori neroen-dokrin yang sekaligus menjadi penghubung antara sistem saraf dan sistem endokrin.
Jaringan saraf sebagai suatu sistem komunikasi biasanya dibagi menjadi :
Systema nervorum centrale dan Systema nervorum periferum.

STRUKTUR HISTOLOGIS

Komponen jaringan saraf terdiri atas :

Sel saraf,
serabut saraf dan
jaringan pengisi.

Pada dasarnya jaringan saraf berasal dari ja­ringan ektoderm.

SEL SARAF

Sel saraf yang dinamakan pula sel neron berbeda dengan sel-sel dari jaringan dasar lainnya karena adanya tonjolan-tonjolan yang panjang dari badan selnya.

Oleh karena itu sel saraf dibedakan menjadi:

badan sel,
dendrit dan
neurit.

BADAN SEL

yaitu bagian sel saraf yang mengandung inti, maka kadang-kadang bagian ini disebut pula sebagai perikaryon. Bentuk dan ukuran dapat beraneka ragam, tergantung fungsi dan letaknya.
Inti sel biasanya terletak sentral, walaupun kadang-kadang dapat eksentrik. Biasanya berbentuk bulat; dan berukuran besar. Di dalamnya terdapat butir-butir khromatin halus yang tersebar. Nukleolus biasanya besar sehingga kadang-kadang dapat disangka sebagai intinya sendiri. Penampilan inti yang demikian merupakan ciri khas dari sel saraf, oleh karena berkaitan erat sekali dengan kegiatan sel saraf. Dalam nukleolus banyak mengandung molekul RNA yang penting untuk kegiatan sel terutama dalam sintesis protein, sehingga mengikat warna basofil.
Sitoplasma sel saraf mengandung berbagai macam organela seperti halnya jenis sel lain. Ciri khas dari sitoplasma sel neron yaitu adanya bangunan basofil yang berbentuk sebagai bercak-bercak yang dinamakan: Substansi Nissl yang tidak lain adalah granular endoplasmic reticulum yang banyak mengandung butir-butir ribosom sebesar 100–300Œ. Kehadiran bangunan tersebut mendukung adanya kegiatan sintesis protein. Bentuk dan susunan substansi Nissl sangat tergantung dari jenis sel saraf nya.
Mitokhondria yang dikenal sebagai sumber energi bagi sebuah sel juga terdapat dalam sitoplasma sel saraf bahkan meluas ke da­lam tonjolan-tonjolannya. Energi yang dibutuhkan oleh jaringan saraf jelas apabila diukur konsumsi oksigen dan kandungan glukosa dalam sel saraf.
Kompleks Golgi merupakan organela yang untuk pertama kalinya diketemukan dalam sel saraf oleh Camillo Golgi dalam tahun 1898, yang di kemudian hari juga diketemukan dalam sel-sel bukan saraf. Kedudukan kompleks Golgi tergantung jenis sel sarafnya.
Organela lain dalam sel saraf yang meluas sampai tonjolan-tonjolannya yaitu yang dinamakan nerofibril. Dengan berbagai teknik histologi dapat ditunjukkan adanya serabut-serabut halus khususnya dalam axon. Apa yang dilihat sebagai nerofibril dengan mikroskop cahaya, ternyata dengan M.E. terdiri atas berbagai bentuk misalnya sebagai mikrotubuli, nerofilamen dan aktin. Fungsinya selain bertindak sebagai kerangka sel juga diduga sangat berguna dalam pengangkutan bahan-bahan dalam tonjolan sel.
Di samping organela, di dalam sel saraf diketemukan pigmen yang fungsinya kurang jelas. Ada dua jenis pigmen dalam sel saraf, yaitu: pigmen lipokhrom yang berwarna kuning dan pigmen mela­nin yang berwarna coklat atau hitam.

DENDRIT

Merupakan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bunga Dan Bagiannya


A. Dasar Teori

        Bunga merupakan alat perkembangbiakan pada tumbuhan Angiospermae. Masalah homologi dan evolusi morfologi bunga diteliti oleh Wolff dan goethe pada abad 18 dan 19. Para peneliti lain menyatakan bahwa organ bunga merupakan turunan langsung dari helaian daun. Dan pendapat sekarang daun dan batang merupakan unit tunggal disebut shoot.Bunga terdiri atas aksis (sumbu), dan muncul organ bunga. Bagian sumbu yang mempunyai ruas (internodus) terdapat tangkai bunag yang disebut pedisel. Bunga mempunyai macam organ.
 

B. Struktur Bunga, Bagian Bunga, dan Susunannya.
1. Struktur bunga.
a. Bunga terdiri dari sejumlah bagian steril dan bagian reproduktif atau fertile yang melekat pada sumbu, yakni dasar bunga atau reseptakulum.
b. Bagin sumbu yang merupakan ruas batang yang diakhiri oleh bunga dinamakan tangkai bunga / pedisel.
c. Bagian steril dari bunga terdiri atas sejumlah helai daun kelopak / sepal, dan sejumlah helai daun mahkota atau petal.
d. Keseluruhan sepal dalam bunga disebut kaliks, dan keseluruhan petal disebut korola. Bersama-sama disebut perhiasan bunga / periant.
e. Kaliks dan korole bersama-sama disebut perhiasan bunga / priant.
f. Bagian produktif adalah benang sari atau stamen (mikrosporofil) dan daun buah (karpel) / (megasporogfil)
2. Bagian bunga dan tempatnya berturut-turut dari tepi luar bunga ke bagian tengah.
a. Kalils : keseluruhan sepal dalam bunga
b. Korola : keseluruhan petal
c. Andresium : keseluruhan stamen
d. Ginesium :nkeseluruhan karpel

Susunan bunga pada reseptakulum mengikuti spiral / tersusun karangan dan keduanya bias ditemukan pada bunga yang sama.
a. Daun bunga saling berdekatan dan bebas. Ada 2 :
1. Bila pelekatan terjadi pada jenis daun bunga yang sama, disebut kohesi.2. Bila pelekatan terjadi antara 2 karangan berbeda, disebut adnasi.
b. Stamen terdiri dari tangkai sari (filamen) dan bagian distal terdapat kepala sari atau antera.
c. Pada antera terdapat 2 bagian, masing-masing berkeping 2.


C. Sepal dan Petal
Ciri-ciri / sifat :
1. Sepal dan petal mengalami pertumbuhan ujung, tepi dan interkalar.
2. Struktur luar sepal dan petal seperti struktur daun
3. Pada perampang melintang terdiri dari epidermis abaksial dan adaksial yang membatasi ¾ sel isodiamatris yang terdiferensiasi sel memanjang disertai banyak ruang antar sel, di dalamnya terdapat berkas pengangkut.
4. Mesofil kurang termodifikasi dibandingkan daun hijau, namun dapat juga terdapat idioblas seperti sel berisi Kristal.
5. Sepal biasanya berwarna hijau dan berfotosintetis, sedangkan rambut dan stomata pada sepal / petal.
6. Warna petal akibat kromoplas yang mengandung karotenoid dan cairan vokuola yang mengandung flavonoid (antosianin) dan kondisi pengubah PLI cairan vakuola.
7. Diding anti klimal dari epidermis petal dapat bergelombang / beralur intrernal.
8. Dinding luar berbentuk korvelas / berupa popila. Pada popila tergetas, lapisan kutikula tebal dan membentuk lipotan.


D. Benang Sari

Kebanyakan angiospermae memiliki kepala sari yang tertranpor angin dengan 2 ruang sari (lokulus) dalam setiap cuping kepala sari jadi berjumlah 4.
· Filamen berstruktur sederhana terdapat sebuah berkas pengangkut yang bersifat amfikribal di sepanjang filament dan berakhir pada korektivum. Pada bunga Rhoeo discolor ditemukan rambut filament.
· Diding antera terdiri dari bebarapa lapisal sel yang erupakan sel parietal priner kecuali epidermis dua lapisan yang terpenting endotesium (di bawah epidermis) dan tapetum (berbatasan dengan lokulus antera).
· Pengerusan defferensial, ketika antera mematang memudahkan terjadinya celah untuk menyebarkan serbuk sari. Untuk membuka antera dimulai pada celah / stanium atau stomata yang tidak berfungsi.
· Untuk membebaskan benang sari lewat stonium tumbuh dapat memiliki pori disisi latera / di ujung cuping antera.

E. Serbuk Sari
· Hasil mikroporogenesis adalah miksropora / butir serbuk sari, butir dapat berupa bersimetri radial / bilateral pada diding di bagian yang kurang kuat disebut aperatur, ada yang buat cporil dan memanjang kelpi.
· Waktu serbuk sari berkecambah, tabung polen akan muncul melalui apertur.
· Diding butir sari terdiri dari dua lapisan uatama.
a. Intin yang lunak bagian dalam.
b. Eksin yang keras di sebelah luar.
Eksin terbagi menjadi 2 bagian yang tidak berlaku di sebelah dalam (neksin) dan bagian yang menunjukkan pola lakukan di sebelah luart (seksin).

F. Karpela
· Pada bunga ditemukan satu helai karpel / lebih. Jika terdapat 2 karpel atau lebih maka karpel dapat lepas dari yang lain (ginesium apokarp, contoh bunga mawar). Karpel berlekatan dengan bermacam-macam (genessium sinkarp, contoh tomat dan pepaya).
· Dalam pembentukannya menjadi genedium. Karpel dianggap melipat sepasang tepinya sehingga sisi adaksial di dalam ruang tertutup dan tepinya saling melekat.
· Pada ginesium sinkarp, ada dua cara pelekatan karpel, yaitu :
- Karpel pelekatan dengan kondisi terlipat
- Karpel pelekatan pada kondisi tidak terlipat.
· Pada ginesium biasanya dapat dibedakan menjadi :
a. bagian bawah yang fertile yakni bakal buah (ovarium)
b. Bagian tengah yang fertile yakni tangkai putik / stilus. Dan bagian paling ujung yaitu kepala putik/ stigma.
G. Bakal Buah
· Bakal buah dibedakan dinding bakal buah dan ruang bakal buah.
· Bakal biji terdapat pada daerah dinding bakal buah dalam (adaksial) disebut plasenta.
· Setiap karpel memiliki plasenta.
· Plasenta ditemukan dari asalnya, dibedakan menjadi :
1. Plasenta marginal (tepi)
2. Plasenta laminar (agak jauh dari tepi)
3. Plasenta pariental : tejadi pada ginesium yang pelekatan karpelnya secara marginal dan ada 1 ruang ginesium.
4. Plasenta sentral : jika sekat pemisah hilang, maka terjadi plesenta ditengah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PEMBULUH DARAH


Macam-macam pembuluh darah:
1. Arteri (pembuluh darah nadi), yaitu pembuluh darah yang membawa darah keluar dari jantung.
Terdiri dari:
a. Arteri pulmonalis
Merupakan pembuluh nadi yang membawa darah menuju paru-paru
b. Aorta
Merupakan pembuluh darah besar yang membawa darah menuju seluruh tubuh
Pada pangkal batang nadi terdapat klep berbentuk bulan sabit (Valvula semilunaris) yang berfungsi untuk menjaga aliran darah agar tetap searah

2. Vena (pembuluh darah balik), yaitu pembuluh darah yang membawa darah menuju ke jantung.
a. Vena Pulmonalis
yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari paru-paru menuju ke jantung
b. Vena cava inferior
pembuluh darah yang membawa darah dari bagian bawah tubuh menuju jantung.
Vena cava superior
Yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari bagian atas tubuh menuju ke jantung

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JANTUNG

1. Dindingnya terdiri atas 3 lapis yaitu:
Perikardium, merupakan selaput pembungkus jantung
Miokardium, Merupakan otot jantung
Endokardium, merupakan selaput yang membatasi ruangan jantung

2. Ruangan jantung:
Jantung mempunyai 4 ruangan jantung yaitu :
a. 2 serambi (atrium) yaitu atrium sinister / kiri dan atrium dekster / kanan
b. 2 bilik (ventrikel) yaitu vebtrikel sinister / kiri dan ventrikel dekster / kanan
Dinding bilik (ventrikel) jantung lebih tebal dibandingkan dengan dinding serambi (atrium).
Dinding bilik kiri lebih tebal dibandingkan dinding bilik kana

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sistem Peredaran Darah

Cairan Darah (Plasma Darah)

Terdiri dari:
air (90 - 92) % zat-zat terlarut (sari makanan, garam mineral, enzim, hormon, zat-zat sisa, protein plasma, serum plasma)

Protein plasma terdiri dari :
a. Albumin
Berfungsi untuk menjaga tekanan osmosis darah
b. Globulin
Berfungsi untuk membentuk protrombin dan antibodi (serum darah)
c. Fibrinogen
Berfungsi untuk membekukan darah

Serum darah:
Serum darah dibangun oleh senyawa globulin, terdiri dari:
a. Aglutinin
Berfungsi untuk menggumpalkan protein asing (antigen = aglutinogen)
b. Presipitin
Berfungsi untuk mengendapkan antigen
c. Antitoksi
Berfungsi untuk menghancurkan atau memecahkan antigen
d. Opsonin
Berfungsi untuk menggiatkan sifat fagosit dari leukosit

Golongan darah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sistem Gerak Manusia

SISTEM GERAK MANUSIA

 


Gerak
Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bergerak. Secara umum gerak dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau seluruh bagian dari tubuh makhluk hidup. Makhluk hidup akan bergerak bila aka impuls atau rangsangan yang mengenai sebagian atau  seluruh bagian tubuhnya.  Pada hewan dan manusia dapat mewakili pengertian gerak secara umum dan dapat dilihat dengan kasat mata/secara nyata. Gerak pada manusia dan hewan menggunakan alat gerak yang tersusun dalam sistem gerak.
Sedangkan untuk tumbuhan, gerak yang dilakukan tidak akan terlihat oleh kasat mata karena terjadi di dalam suatu organ atau sel tumbuhan. Dengan demikian tidak dapat disamakan arti gerak pada seluruh makhluk hidup. Gerak pada tumbuhan juga melibatkan alat gerak, tetapi alat gerak yang digunakan tergantung dari impuls atau rangsangan yang mengenai sel/jaringan/organ tumbuhan tersebut. Pembahasan gerak pada tumbuhan akan lebih rinci pada bab selanjutnya di semester yang akan datang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Organ Hewan

Organ Hewan


Organ terbentuk dari beberapa jaringan yang saling bekerja sama melaksanakan fungsi tertentu. Berdasarkan letaknya, organ dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Organ luar : tangan, kaki, hidung, mulut, telinga, mata.
2. Organ dalam : hati, ginjal, usus, jantung, paru-paru.
Adanya berbagai jaringan yang berkumpul membentuk suatu organ tertentu, memungkinkan suatu organ mempunyai kemampuan melaksanakan fungsi hidup yang beranekaragam. Makin tinggi derajat suatu hewan, makin banyak organ tubuh yang dimilikinya. Hal ini bertujuan untuk efisiensi kerja, karena dengan banyaknya organ tubuh maka pembagian kerja akan semakin efektif. Dalam pembahasan organ ini akan kita lihat salah satu contohnya adalah usus halus (small intestine). Organ ini terdiri atas empat lapisan yang terbentuk oleh kurang lebih enam atau tujuh jaringan yang berbeda.
Bagian yang paling dalam berupa lapisan mukosa. Lapisan ini disusun oleh epitelium kolumnar sederhana. Fungsinya untuk pencernaan makanan dan absorbsi sari-sari makanan. Lapisan yang sebelah luarnya berupa lapisan sub mukosa yang terdiri atas jaringan penunjang, yaitu pembuluh darah, pembuluh limpa dan serabut-serabut saraf. Fungsinya untuk mentransfer nutrien dari mukosa ke aliran darah dan limpa untuk selanjutnya didistribusikan ke bagian tubuh yang lainnya. Lapisan ketiga adalah lapisan muscularis yang disusun oleh jaringan otot yaitu otot polos. Lapisan ini berperan di dalam gerakan-gerakan pencernaan makanan. Lapisan yang paling luar adalah serosa. Terdiri dari jaringan fibroblastic yang berada pada sub lapisan dalam dan sub lapisan luar terdiri atas epitelium squamosa.
Lapisan ini sebagai pembatas corong pencernaan dan sekaligus sebagai penghubung terhadap membran yang berhubungkan dengan intestine. Seluruh komponen jaringan usus halus tadi secara bersamaan membentuk satu fungsi, yaitu prosesing makanan.
Jadi dengan demikian usus halus itu merupakan suatu organ. Suatu organ yang bekerja sama dengan organ-organ yang lainnya dengan membentuk suatu fungsi yang lebih kompleks disebut dengan sistem organ sebagai contoh adalah organ-organ yang bekerja sama dengan usus halus dalam prosesing makanan adalah mulut, lambung, hati, pankreas, kelenjar ludah, usus besar, dan lain-lainnya membentuk suatu sistem yang disebut sistem pencernaan.
 
Organ Hewan


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

. Sifat Totipotensi pada Tumbuhan
Sel tumbuhan mempunyai kemampuan untuk tumbuh menjadi tanaman yang sempurna bila diletakkan dalam lingkungan yang sesuai. Kemampuan semacam itu dinamakan totipotensi. Totipotensi dikembangkan sebagai dasar dalam pengembangan tumbuhan secara invitro atau kultur jaringan.
Menurut Suryowinoto (1991) kultur berarti budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama karena itu kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman baru yang mempunyai sifat seperti induknya. Sedangkan budidaya tanaman yang dilaksanakan dalam suatu wadah (kontainer) atau botol-botol dengan media khusus dan alat-alat serba steril dinamakan invitro. Tanaman-tanaman yang direkayasa reproduksi melalui kultur jaringan umumnya tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti anggrek, tembakau, karet, cokelat dan kopi.

2. Beberapa Teknik Kultur Jaringan

  • Meristem culture, budidaya jaringan dengan menggunakan eksplan dari jaringan muda atau meristem.
  • Pollen culture/anther culture, menggunakan eksplan dari pollen atau benang sari.
  • Protoplas culture, menggunakan eksplan dari protoplas.
  • Chloroplas culture, menggunakan kloroplas untuk keperluan fusi protoplas.
  • Somatic cross (bilangan protoplas/fusi protoplas), menyilangkan dua macam protoplas, kemudian dibudidayakan hingga menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat baru.
Prose Kultur Jaringan


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ORGAN PADA TUMBUHAN

Tumbuhan memiliki bermacam-macam organ yang tersusun atas beberapa jaringan tumbuhan. Berdasarkan fungsinya, organ pada tumbuhan dibedakan menjadi organ sebagai alat hara (organa nutritiaum), dan organ reproduksi (organa reproductikum). Alat hara meliputi akar, batang, dan daun, sedangkan organ reproduksi berupa putik dan benang sari yang terdapat pada bunga.
Gb8. Organ dan Jaringan Tumbuhan
1. Akar
Akar merupakan organ tumbuhan yang penting karena berperan sebagai alat pencengkeram pada tanah/penguat dan sebagai alat penyerap air. Akar memiliki bagian pelindung berupa tudung akar yang tidak dimiliki oleh organ lain. Berdasarkan asal terbentuknya, akar dapat dibedakan atas akar primer dan akar adventitif. Akar primer terbentuk dari bagian ujung embrio dan dari perisikel, sedangkan akar adventitif berkembang dari akar yang telah dewasa selain dari perisikel atau keluar dari organ lain seperti dari daun dan batang.
Pada kebanyakan tumbuhan dikotil dan gimnospermae, sistem perakaran berupa akar tunggang yang memiliki satu akar pokok yang besar, sedangkan pada tumbuhan monokotil berupa akar serabut, yang berupa rambut dan berukuran relatif sama.
Pada irisan membujur akar akan terlihat bagian-bagian akar, mulai dari yang paling ujung disebut ujung akar. Ujung akar ditutupi oleh tudung akar (kaliptra). Kemudian dari ujung akar ke arah atas, terdapat zona pembelahan sel, pada daerah ini terdapat meristem apikal dan turunannya yang disebut meristem primer. Menuju ke atas, zona pembelahan menyatu dengan zona pemanjangan. Pada zona pemanjangan, sel-sel memanjang sampai sepuluh kali panjang semula, pemanjangan sel ini berguna untuk mendorong ujung akar (termasuk meristem) ke depan. Semakin keatas , zona pemanjangan akan bergabung dengan zona pematangan. Pada zona pematangan, sel – sel jaringan akar menyelesaikan dan menyempurnakan diferensiasinya.
Gb9. Struktur Akar
Apabila kita membuat irisan melintang akar muda, maka akan terlihat struktur sel dan jaringan penyusun akar, berturut – turut, yaitu epidermis, korteks, endodermis dan stele (silinder pusat).
Lapisan terluar dari akar adalah epidermis yang tersusun atas sel –sel yang tersusun rapat satu sama lain tanpa ruang antar sel, berdinding tipis, dan memanjang, sejajar sumbu akar. Dinding sel epidermis tersusun dari bahan selulosa dan pectin yang menyerap

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Macam-macam Kelainan Dan Penyakit Pada Tulang Manusia


- Seperti halnya sebuah bangunan yang memerlukan kerangka yang terbuat dari besi untuk bisa kokoh berdiri, maka manusia memerlukan Tulang untuk bisa kokoh berdiri dan menopang segala aktivitas manusia tersebut.
Tulang merupakan bagian tubuh yang sangat penting. Fungsi tulang adalah untuk memberi bentuk tubuh. Selain itu, tulang juga berfungsi sebagai alat gerak pasif. Fungsi tulang lainnya adalah untuk melindungi organ vital. Misalnya, tulang tengkorak melindungi otak. Sebagai alat gerak, tulang memiliki banyak persendian. Misalnya, pada telapak tangan dan lengan tangan.

Ada kalanya tulang mengalami penyakit dan kelainan. Tulang bisa terkena penyakit berbahaya, seperti kanker tulang. Berikut macam-macam penyakit dan kelainan pada tulang:

1. Kelainan pada tulang kaki
Kelainan pada tulang kaki dapat berupa kaki berbentuk X atau O. Kelainan ini bisa disebabkan karena faktor keturunan. Penyebab lainnya adalah si ibu kurang makan makanan yang mengandung zat kapur dan vitamin D. Kelainan ini bisa juga disebabkan karena si ibu terjatuh saat hamil.

2. Osteoporosis
Osteoporosis merupakan suatu kondisi dimana tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Osteoporosis dapat dialami pada orang usia lanjut. Osteoporosis dapat disebabkan oleh adanya gangguan metabolisme pada tulang, yaitu apabila kerja sel yang menghancurkan tulang melebihi kerja sel yang membentuk tulang. Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi keropos. Gangguan ini dapat disebabkan oleh penurunan hormon, kurangnya kalsium dan vitamin D.

3. Kanker tulang
Kanker tulang merupakan penyakit akibat adanya pertumbuhan sel abnormal pada tulang. Sel tersebut dapat tumbuh menjadi jaringan sehingga ukuran kanker menjadi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jenis – Jenis Sendi pada Tubuh Manusia

Jenis – Jenis Sendi pada Tubuh Manusia - Sendi yang menyusun kerangka manusia terdapat di beberapa tempat.  Secara garis besar, sendi-sendi pada tubuh manusia dapat dibedakan menjadi 3 macam:
1. Amfiartrosis
2. Sinartrosis
3. Diartrosis

Jenis – Jenis Sendi pada Tubuh Manusia
1. Pengertian Amfiartrosis
Amfiartosis adalah persendian di mana gerakan yang terjadi amat terbatas. Misalnya hubungan antartulang rusuk dengan ruas-ruas tulang belakang. Tulang-tulang tersebut dapat menimbulkan gerakan pada saat kita bernapas.
amfiartrosis
amfiartrosis

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Macam-macam tulang pada manusia

: Macam-macam Tulang Manusia

Dalam materi kali ini kita akan mengenal macam-macam tulang manusia, tapi sebelumnya kita terlebih dahulu akan mengenal bentuk tulang manusia. Semoga pembahasan yang singkat ini dapat memberikan informasi tambahan bagi kita tentang tulang manusia.
Bentuk Tulang Manusia
  1. Tulang pipa (tulang panjang). Contoh: tulang paha, tulang betis 
  2. Tulang pendek. Contoh: tulang telapak tangan
  3. Tulang pipih. Contoh: tulang belikat, tulang rusuk
Macam-Macam Tulang
  1. Berdasarkan jenisnya, tulang dibedakan menjadi: tulang rawan (kartilago) dan tulang keras. 
  2. Berdasarkan struktur tulangnya, tulang dapat dibedakan menjadi: tulang kompak dan tulang spons.
  3. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi: tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS



Penyakit - penyakit yang berhubungan dengan darah

1.Hemofilia
adalah kelainan perdarahan yang diturunkan yang disebabkan adanyakekurangan faktor pembekuan

2.Anemia
(dalam bahasaYunani: Tanpa darah) adalah keadaan dimana jumlahsel darah merahatau jumlahhemoglobin( proteinpembawaoksigen )

dalam sel darah merah beradadibawah normal.Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkutoksigen dari paru-parudan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobindalam sel darah merah, sehinggadarahtidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlahsesuai yang diperlukan tubuh.
Penyebab Anemia
Penyebab umum dari anemia:

Perdarahan hebat
Akut (mendadak)
Kecelakaan
Pembedahan
Persalinan
Pecahpembuluh darah
Kronik (menahun)
Perdarahan hidung
Wasir (hemoroid)
Ulkus peptikum
Kanker atau polipdi saluran pencernaan
Tumor ginjalatau kandung kemih
Perdarahanmenstruasiyang sangat banyak
Berkurangnya pembentukan sel darah merah
Kekuranganzat besi
Kekuranganvitamin B12
Kekuranganasam folat
Kekuranganvitamin C
Penyakit kronik

3.Leukemia
merujuk kepada satu kelompok penyakitdarahyang ditandai dengankanker pada jaringan-jaringan yang memproduksi darah. Leukemia adalah kanker yang paling banyak menimpa kanak-kanak di negara industri. DiBritania Raya, satu dari 2000 kanak-kanak menderita penyakit ini.Padaabad ke-19,leukemia dilihat sebagai satu penyakit mematikan tunggal yanghomogen, ditandai oleh penampakan sampel darah yang putih (
leuko-
). Namun dengan berkembangnya pemahaman proses patologi dan cytologi, dokter sekarang mampumengenali penyakit berbeda yang banyak yang membutuhkan perawatan yang berbeda.
Jenis utama
Leukemia boleh dibahagikan secara klinikal dan patologikal kepada bentuk
akut
(mendadak) dan
kronik
(teruk):
Leukemia akut: penghasilan pesat sel darah muda. Ini menyebabkan tulang sumsumgagal menghasilkan sel darah dewasa. Boleh terjadi pada kanak-kanak dan orangmuda. Jika tidak dirawat segera, pesakit boleh meninggal dalam masa beberapa bulanataupun minggu.
Leukemia kronik: penghasilan banyak sel darah dewasa yamg tak normal. Biasanyamengambil masa beberapa bulan hingga tahun. Biasanya terjadi pada orang tua, tapitidak mustahil pada orang muda. Selalunya diawasi untuk suatu tempoh sebelumdirawat untuk keberkesanan rawatan yang maksimum.Leukemia juga boleh dikelaskan mengikut jenis sel tak normal yang paling banyak dijumpai dalam darah:
Jika sel limfoid yang dijangkiti, ia dipanggil "leukemia limfosit".
Jika sel mieloid yang dijangkiti, ia dipanggil "leukemia mielogenus".Jika dua jenis kategori ini digabungkan, terdapat empat jenis utama leukemia:
Leukemia limfosit akut(ALL), paling biasa menjangkiti kanak-kanak.
Leukemia mielogenus akut(AML), lebih biasa berlaku pada orang dewasa berbanding kanak-kanak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perbedaan Sel Darah Putih dan Sel Darah Merah


Pada rata-rata, manusia dewasa mengandung sekitar 5 liter darah, yang terutama terdiri dari plasma dan sel darah. Plasma menyumbang sekitar 55% sampai 60% dari darah manusia, sementara sel-sel darah membentuk sekitar 40% sampai 45% dari total volume darah.
Perbedaan Sel Darah Putih dan Sel Darah Merah
Perbedaan Sel Darah Putih dan Sel Darah Merah

Pada dasarnya ada tiga jenis sel darah, sel darah putih atau leukosit, sel darah merah atau eritrosit, dan trombosit. Semua sel ini memainkan peran penting dalam berbagai fungsi tubuh. Namun, mereka sangat berbeda dalam struktur dan komposisi mereka. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara dua jenis sel darah - eritrosit dan leukosit.

Perbedaan Antara leukosit dan eritrosit


Perbedaan dalam Struktur dan Komposisi
Sel darah merah adalah sel yang memberi warna merah karakteristik untuk darah kita, karena adanya protein yang mengandung besi yang disebut hemoglobin. Protein ini tidak ditemukan dalam leukosit. Sel darah merah juga dikenal sebagai eritrosit, dan mereka tampak seperti cakram cekung ganda datar. Bentuk cekung ganda membantu meningkatkan luas permukaan sel-sel, sehingga oksigen dan karbon dioksida dapat bergerak cepat melalui membran mereka.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

 
Pengertian, Jenis dan Fungsi Sel Darah Putih - Pengertian Sel Darah Putih 
Sel darah putih atau disebut juga leukosit (bahasa Inggriswhite blood cell, WBC, leukocyte) dan beredar di sistem peredaran tubuh manusia adalah sel yang membentuk komponen darah. Sel darah putih ini berfungsi untuk membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sel darah putih tidak berwarna, memiliki inti, dapat bergerak secara amoebeid, dan dapat menembus dinding kapiler / diapedesis. Dalam keadaan normalnya terkandung 4x109 hingga 11x109sel darah putih di dalam seliter darah manusia dewasa yang sehat - sekitar 7000-25000 sel per tetes.Dalam setiap milimeter kubil darah terdapat 6000 sampai 10000(rata-rata 8000) sel darah putih .Dalam kasus leukemia, jumlahnya dapat meningkat hingga 50000 sel per tetes.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS




2 Hb2+ 4 O2 ==> 4 Hb O2 (oksihemoglobin)

Setelah sampai di sel-sel tubuh, terjadi reaksi pelepasan oksigen oleh Hb.

4 Hb O2 ==> 2 Hb2+ 4 O2

Kandungan hemoglobin inilah yang membuat darah berwarna merah. Amatilah Gambar 5.2 untuk mengenal struktur hemoglobin.



Struktur Eritrosit

Eritrosit mempunyai bentuk bikonkaf, seperti cakram dengan garis tengah 7,5 uM dan tidak berinti. Warna eritrosit kekuning-kuningan dan dapat berwarna merah karena dalam sitoplasmanya terdapat pigmen warna merah berupa hemoglobin.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS